Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jateng Siap Perang dengan Pena

Purworejo, Harian Jateng – Kabupaten Purworejo akan menjadi saksi lahirnya 11 jurnalis-jurnalis muda Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah yang akan berjuang dengan penanya.

Calon jurnalis berbakat tersebut akan menimba ilmu melalui Pelatihan Jurnalisitik selama lima hari lamanya, yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah di Universitas Muhammadiyah Purworejo mulai hari Jumat (22/1/2016) sampai Selasa (26/1/2016).

Dalam pidatonya, ketua panitia IPMawan Eko Nurrahmad mengungkapkan, kesadaran akan lemahnya daya tarik pelajar untuk membaca dan menulis.

“Khususnya pelajar muhammadiyah di Jawa Tengah menjadi alasan PW IPM Jawa tengah menggagas Pelatihan Jurnalistik ini,” ujarnya.

Selain itu pernyataan lain menyatakan bahwa pelatihan tersebut menjadi implikasi dari gerakan iqra dan nunn.

“Pelatihan ini merupakan implikasi dari gerakan iqra dan nunn yang menjadi dasar perjuangan IPM selama ini,“ ujar IPMawati Rafika Rahmawati, Sekretaris Umum PW IPM Jawa Tengah.

Kegiatan ini dibuka oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah setempat yakni bapak Anjum Fauzi SPd bersamaan dengan dilaksanakanya Seminar Trensains di pendopo kabupaten.

Dalam pidatonya ia terharu dengan lagu Mars IPM melalui potongan salah satu sairnya “menjadi kader yang siap sedia”, karena syair tersebut memiliki arti yang sangat kuat. Ia juga tersanjung sisi kualitas yang diterapkan panitia pada pelatihan ini.

“Maka dari itu, tidak terlalu banyak peserta yang mengikuti pelatihan ini. Dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah hanya 11 peserta yang lolos seleksi,” ujar Ketua Panitia IPMawan Eko Nurrahmad.

Dengan mengusung tema “Aktualisasi Gerakan Ilmu Menuju Transformasi Media Pelajar Muhammadiyah Jawa Tengah Berkemajuan” sudah terlihat jelas adanya  harapan besar yang akan ditaruhkan kepada peserta pelatihan nantinya.

“Oleh karena itu, PW IPM Jateng dalam membuat alur pelatihansangat teliti dan hati-hati, agar hasilnya nanti sesuai dengan apa yang diharapkan, yakni menjadi penanggung jawab media IPM Jawa Tengah ke depan,” imbuhnya.

Output dalam pelatihan ini diharapkan agar lulusanya mampu mengisi media online yang akan dibuatkan oleh PW IPM.

“Saya yakin tulisan-tulisan saya nanti dapat mewarnai media tersebut, serta mampu di kenal kalangan pelajar dan besar harapan media online tersebut mampu mencapai taraf Nasional dan Internasional nantinya,” Panji Akbar, ungkap salah satu peserta.

 

Sumber : HarianJateng

Facebook Comments